Kuliner - Abon Ikan Tenggiri, Oleh-Oleh Khas Raja Ampat - Hasil Laut Raja Ampat memang sudah tak usah diragukan lagi, termasuk ikan tenggiri. Wanita di Misool, Raja Ampat pun akan mencoba untuk produksi abon dengan bahan ikan tenggiri nantinya agar bisa dijadikan sebagai souvenir bagi turis.
Inkan tenggiri di Raja Ampat terbilang cukup mudah untuk didapatkan. Wanita yang menjadi salah satu anggota Koperasa Embun Pagi di Kampung Lamalas tersebut mencoba untuk memproduksi abon dari ikan tenggiri. Untuk melakukan produksi tersebut difasilitasi oleh Dinas perikanan dan kelautan melalui dari BLUD UPTD KKP Raja Ampat dan The Nature Conservancy (TNC).
Pelatihan produksi memang sudah dilakukan di Bantaeng dan Makasar sejak bulan April 2013 lalu. Untuk peralatan memproduksi abon juga didukung oleh TNC. Salah satunya adalah alat pengering yang secara resmi dikeluarkan dalam acara rapat yang juga diikuti oleh anggota Koperasi Embun Pagi.
"Alat ini kami berikan untuk bisa menunjukkan ke pemerintah bahwa ada abon yang bisa dijual ke seluruh negeri Indonesia dan menunjukkan bahwa Abon Ikan Khas Raja Ampat yang berkualitas", ujar Lukas Rumetna, Papua Bird Head Portofolio Manager TNC.
Setelah presentasi dari pengering dengan TNC, para ibu mulai berlatih proses penciptaan abon ikan dirumah salah satu anggota koperasi yang bernama ibu Rahel. Dengan begitu media lainnya juga memiliki kesempatan untuk menyaksikan proses pembuatan ini Abon dari ikan tenggiri. Semua wanita juga tampak bekerja sama dalam mengelolah ikan. Mereka berkumpul di dapur, ada yang memisahkan duri dari daging ikan ada juga yang meratakan daging ikan dan sebagainya. Seorang ibu bernama Angel sopan menjelaskan garis besar bagaimana membuat abon Ikan.
"Ikan direbus, tulang dipisahkan dan dihaluskan. Kemudian dicampur dengan bambu, gula dan garap. Digoreng dengan minyak setelah digoreng dan masih panas langsung di haluskan", ujar Ibu Angel.
Usai menggoreng daging ikan, alat pengering yang baru diberikan oleh TNC pun disiapkan. Tidak perlu menunggu hingga dingin, daging ikan yang telah digoreng segera diletakan dalam alat tersebut. Setelah menunggu beberapa menit, abon ikan juga sudah siap disajikan. Warna abon sedikit kecoklata, ikannya terasa gurih dan mantap. Sangat pas sekali jika disajikan dengan nasi yang masih hangat. Abon ikan buatan ibu-ibu di Lmalas ini begitu enak karena memang terbuat dari ikan yang masih segar dan berkualitas.
"Yang pertama adalah kualitas bahan, dan yang kedua rasa. Kualitas ikan kita paling segar didapatkan langsung di laut. Ketiga tidak ada pengawetan. Ini juga dilakukan ibu-ibu yang peduli dengan lingkungan, yang membantu perekonomian keluarga. Alat mencari ikan juga tidak ada yang dapat merusak lingkungan", ujar Yohanes Maturbongs, selaku Project Leader Misool kofiau TNC.
Ibu-ibu yang sudah dilatih kini memang tengah mempersiapkan produksi abon ikan tenggiri secara berkelanjutan. Namun masih ada beberapa hal yang harus diurus sebelumnya. Sebelum benar-benar sudah bisa dipasarkan abon ikan ini ke seluruh negeri Indonesia. Seperti merk, harga, pemeriksaan dari depatermen Kesehatan dan juga label Halal dari MUI.
Jika semuanya telah selesai dilakukan, Produk abon ikan ini juga siap untuk dipasarkan dalam jumlah yang besar. Abon ikan tenggiri pun akan menjadi salah satu oleh-oleh khas Raja Ampat yang bisa dibawa pulang bagi wisatawan. Selain membeli, wisatawan juga diberikan ijin melihat langsung proses pembuatan abon ikan tenggiri di Kampung Limalas.
Written by: Info Berita
Informasi Berita, Updated at: 07.56



0 komentar:
Posting Komentar